Sebelum masuk ke mekanisme kerjanya, penting untuk memahami bahwa kencur dan temulawak adalah dua tanaman yang berbeda meski sama-sama dari keluarga Zingiberaceae (keluarga jahe) dan sering dipakai bersama dalam formulasi jamu tradisional Indonesia.
Kencur (Kaempferia galanga) adalah rimpang berukuran kecil dengan aroma khas yang tajam. Tumbuh subur di dataran rendah Asia Tenggara dan sudah digunakan ribuan tahun dalam pengobatan tradisional Jawa, Bali, dan berbagai daerah di Indonesia sebagai penambah nafsu makan, pereda nyeri ringan, dan pelega tenggorokan.
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) adalah tanaman asli Indonesia bahkan diakui sebagai salah satu tanaman herbal unggulan nasional. Rimpangnya berwarna kuning-oranye cerah, mirip kunyit tapi lebih besar, dengan kandungan senyawa aktif yang berbeda dan lebih kaya. Dalam tradisi pengobatan Jawa, temulawak sudah lama diresepkan untuk masalah hati, pencernaan, dan nafsu makan.
___________
Bagaimana Kencur Meningkatkan Nafsu Makan?
Senyawa Aktif Utama
Kencur mengandung beberapa senyawa aktif penting, di antaranya etil p-metoksisinamat (EPMS), kamfer, sineol, dan borneol. Dari semua senyawa ini, EPMS adalah yang paling banyak diteliti dan paling berperan dalam efek terapeutiknya.
Mekanisme Kerjanya
Merangsang produksi enzim pencernaan Salah satu cara kencur bekerja adalah dengan merangsang kelenjar di saluran cerna untuk memproduksi lebih banyak enzim pencernaan termasuk amilase, protease, dan lipase. Ketika enzim pencernaan aktif dan cukup, tubuh lebih siap menerima dan memproses makanan, dan sinyal lapar pun muncul lebih konsisten.
Efek karminatif meredakan kembung dan gas Kencur memiliki sifat karminatif yang kuat, yaitu kemampuan mengurangi pembentukan gas berlebih di saluran cerna. Perut kembung dan penuh gas adalah salah satu alasan utama orang merasa tidak ingin makan ketika ketidaknyamanan itu diredakan, nafsu makan secara alami kembali muncul.
Meredakan peradangan ringan di lambung Senyawa dalam kencur memiliki sifat anti-inflamasi ringan yang membantu menjaga lapisan lambung tetap sehat. Lambung yang sehat dan tidak meradang jauh lebih efisien dalam mengirim sinyal lapar ke otak.
Efek relaksasi pada otot saluran cerna Kencur juga diketahui memiliki efek spasmolitik membantu mengendurkan otot-otot saluran cerna yang tegang. Ini sangat membantu pada kondisi di mana nafsu makan hilang akibat stres, karena stres sering menyebabkan ketegangan di otot perut dan usus.
___________
Bagaimana Temulawak Meningkatkan Nafsu Makan?
Senyawa Aktif Utama
Temulawak kaya akan kurkuminoid (termasuk kurkumin), xanthorizol, germakron, dan minyak atsiri. Xanthorizol adalah senyawa yang paling khas dari temulawak dan tidak ditemukan dalam jumlah signifikan pada tanaman lain, inilah yang membuat temulawak unik dibanding kunyit biasa.
Mekanisme Kerjanya
Merangsang produksi dan sekresi cairan empedu Ini adalah mekanisme utama temulawak sebagai penambah nafsu makan. Kurkuminoid dalam temulawak terbukti secara ilmiah merangsang hati untuk memproduksi lebih banyak cairan empedu dan mendorong kantong empedu untuk mengeluarkannya ke usus halus.
Cairan empedu berperan penting dalam mencerna lemak. Ketika lemak tercerna dengan baik, tubuh mendapat sinyal kenyang dan lapar yang lebih teratur dan nafsu makan pun menjadi lebih stabil dan konsisten.
Melindungi dan mendukung fungsi hati Temulawak dikenal luas sebagai hepatoprotektor pelindung sel-sel hati dari kerusakan. Hati yang sehat adalah kunci metabolisme yang optimal, termasuk dalam mengatur hormon-hormon yang berhubungan dengan nafsu makan dan rasa kenyang.
Mengurangi mual Senyawa aktif dalam temulawak memiliki efek antiemetik membantu mengurangi rasa mual yang sering menjadi penghalang utama nafsu makan, terutama pada kondisi seperti setelah sakit, kehamilan trimester awal, atau efek samping obat tertentu.
Anti-inflamasi pada saluran cerna Sama seperti kencur, temulawak juga memiliki sifat anti-inflamasi tapi lebih kuat dan bekerja lebih dalam, terutama pada kondisi peradangan kronis di saluran cerna seperti gastritis atau Irritable Bowel Syndrome (IBS) yang sering menjadi akar masalah nafsu makan yang hilang berkepanjangan.
___________
Kencur dan temulawak bekerja pada titik yang berbeda dalam sistem pencernaan dan justru itulah yang membuat kombinasi keduanya sangat efektif.
Kencur bekerja di bagian atas saluran cerna membantu meredakan kembung, merelaksasi otot lambung, dan merangsang enzim pencernaan agar makanan lebih mudah diterima tubuh.
Temulawak bekerja lebih dalam dan sistemik membantu merangsang produksi empedu, melindungi hati, dan membantu metabolisme lemak agar proses pencernaan berjalan lebih menyeluruh dan efisien.
Keduanya saling melengkapi dari hulu ke hilir saluran pencernaan. Bersama-sama, hasilnya jauh lebih komprehensif dibanding mengonsumsi salah satunya saja.
___________
Memahami manfaat kencur dan temulawak adalah satu hal tapi mengonsumsinya secara konsisten setiap hari adalah tantangan tersendiri. Merebus rimpang segar, menyiapkan jamu, atau menelan kapsul herbal yang pahit tidak selalu praktis untuk rutinitas sehari-hari.
BS Honey hadir sebagai jawaban atas tantangan itu.
BS Honey adalah suplemen berbentuk madu yang mengandung ekstrak Curcuma xanthorrhiza (temulawak) dan Kaempferia galanga (kencur) — dipadukan dengan ekstrak kunyit (Curcuma longa), pegagan (Centella asiatica), dan madu murni berkualitas tinggi (mel depuratum) dalam satu formula yang siap dikonsumsi.
Kombinasi ini memberikan manfaat berlapis:
- Kencur meredakan kembung dan merangsang enzim pencernaan
- Temulawak merangsang empedu dan melindungi hati
- Kunyit menjaga kenyamanan lambung dan menekan peradangan
- Pegagan memperlancar sirkulasi darah ke organ pencernaan
- Madu murni sebagai pembawa alami yang membantu penyerapan semua herbal lebih optimal
CUkup konsumsi rutin 3x sehari 1 sendok makan dan biarkan herbal alaminya bekerja secara konsisten dari dalam.




