Ketika anak susah gemuk, reaksi pertama kebanyakan orang tua adalah memaksa anak makan lebih banyak. Padahal solusinya tidak sesederhana itu karena masalahnya sering bukan pada jumlah yang dimakan, tapi pada kualitas nutrisi yang masuk dan seberapa efisien tubuh anak menyerapnya.
Memahami nutrisi apa yang paling dibutuhkan anak untuk menambah berat badan secara sehat adalah langkah pertama yang jauh lebih tepat dari sekadar menambah porsi makan.
Kalori yang Cukup dari Sumber yang Tepat
Anak yang susah gemuk hampir selalu berada dalam kondisi defisit kalori mereka tidak mengonsumsi cukup kalori untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang sekaligus menyisakan surplus untuk penambahan berat badan. Tapi solusinya bukan mengisi kalori dari makanan sembarangan.
Kebutuhan kalori anak sangat bervariasi tergantung usia dan tingkat aktivitas. Anak usia 1 sampai 3 tahun membutuhkan sekitar 1.000 sampai 1.400 kalori per hari. Anak usia 4 sampai 8 tahun membutuhkan 1.200 sampai 1.600 kalori. Dan anak usia 9 sampai 13 tahun membutuhkan 1.400 sampai 2.200 kalori tergantung jenis kelamin dan aktivitas fisiknya.
Untuk anak yang susah gemuk, tambahkan 200 sampai 300 kalori di atas kebutuhan dasarnya tapi dari sumber yang berkualitas, bukan dari gula olahan atau junk food.
Protein untuk Membangun Massa Tubuh
Protein adalah nutrisi yang paling krusial untuk penambahan berat badan yang sehat pada anak karena protein adalah bahan baku utama pembentukan otot, jaringan, dan organ yang sedang berkembang pesat.
Telur utuh adalah sumber protein terlengkap yang paling mudah diterima anak bisa diolah menjadi berbagai variasi yang menarik. Ayam, ikan, dan daging adalah sumber protein hewani berkualitas tinggi yang harus ada minimal sekali sehari.
Tempe dan tahu adalah pilihan protein nabati yang sangat baik dan sangat terjangkau kandungan proteinnya setara dengan daging dengan tambahan manfaat probiotik dari fermentasi tempe yang mendukung kesehatan pencernaan anak. Susu dan produk olahannya seperti keju dan yogurt memberikan protein sekaligus kalsium yang penting untuk pertumbuhan tulang.
Target asupan protein untuk anak yang sedang dalam program penambahan berat badan adalah sekitar 1,2 sampai 1,5 gram per kilogram berat badan per hari.
Lemak Sehat sebagai Sumber Kalori Padat
Lemak adalah makronutrien paling padat kalori 1 gram lemak mengandung 9 kalori, hampir dua kali lipat dari protein dan karbohidrat. Ini menjadikan lemak sehat sebagai cara paling efisien untuk meningkatkan total kalori harian anak tanpa harus menambah volume makan yang besar.
Alpukat adalah sumber lemak tak jenuh tunggal yang sangat baik dan bisa dengan mudah ditambahkan ke dalam berbagai makanan anak. Minyak kelapa bisa ditambahkan ke dalam masakan untuk meningkatkan kandungan kalori secara signifikan. Kacang-kacangan dan selai kacang adalah camilan yang sangat padat kalori dan disukai banyak anak. Dan kuning telur mengandung lemak sehat sekaligus kolin yang sangat penting untuk perkembangan otak anak.
Karbohidrat Kompleks untuk Energi Berkelanjutan
Karbohidrat adalah sumber energi utama yang dibutuhkan anak untuk bermain, belajar, dan tumbuh. Pilih karbohidrat kompleks yang memberikan energi berkelanjutan dan mengandung nutrisi tambahan dibanding karbohidrat sederhana yang hanya memberikan kalori kosong.
Nasi adalah pilihan utama yang paling mudah diterima anak Indonesia. Ubi jalar dan kentang kaya karbohidrat sekaligus vitamin dan mineral yang mendukung pertumbuhan. Oatmeal adalah pilihan sarapan yang sangat baik kaya serat dan memberikan energi yang stabil. Dan pisang adalah camilan karbohidrat yang sangat praktis dan disukai hampir semua anak.
Zinc dan Zat Besi untuk Nafsu Makan yang Sehat
Dua mineral ini sering diabaikan padahal perannya sangat signifikan dalam konteks anak yang susah gemuk. Defisiensi zinc bahkan yang ringan terbukti secara langsung menyebabkan penurunan nafsu makan pada anak. Zinc bisa ditemukan dalam daging merah, ayam, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Defisiensi zat besi menyebabkan anemia yang gejalanya adalah kelelahan, kurang energi, dan nafsu makan yang turun semua kondisi yang memperburuk masalah berat badan anak. Sumber zat besi terbaik adalah daging merah, hati ayam, ikan, tempe, dan sayuran hijau gelap seperti bayam dan kangkung.
Dukung Pencernaan agar Semua Nutrisi Terserap Optimal
Memberikan semua nutrisi di atas sudah sangat baik tapi ada satu faktor yang menentukan apakah semua nutrisi tersebut benar-benar sampai ke sel-sel tubuh anak yang membutuhkannya: kondisi pencernaan.
Anak yang pencernaannya kurang optimal sering kembung, perut tidak nyaman, atau nafsu makan yang fluktuatif tidak akan bisa menyerap semua nutrisi yang sudah susah payah diberikan dengan efisien. Di sinilah herbal alami seperti temulawak dan kencur sangat relevan untuk anak yang susah gemuk.
Untuk anak usia 1 sampai 4 tahun, BS Junior adalah pilihan yang diformulasikan khusus untuk mendukung nafsu makan dan pencernaan si kecil. Untuk anak usia 5 tahun ke atas, BS Honey penggemuk badan sudah bisa mulai dikonsumsi mengandung temulawak yang merangsang nafsu makan, kencur yang melancarkan pencernaan, kunyit yang menjaga kenyamanan lambung, dan pegagan yang memperlancar distribusi nutrisi ke seluruh sel tubuh yang sedang tumbuh.




